5 tahun sudah kami meninggalkan cianjur, tapi kami kembali ke cianjur tercinta ini, di kota cianjur ini juga 3 anak kami lahir disini. Dan kini kami kembali ke cianjur.
Setelah lama kami tinggalkan, banyak sekali perubahan dari mulai menjamurnya ruko, menyempitnya lahan sawah yang hampir tergerus oleh perumahan. Kemudian akses jalan baru yang menuju ke pasar Jebrod. Tapi tetap saja terminal Rawa Bango sepi dengan bis antarkotanya, kita yang tinggal dicianjur memang sedikit kesulitan dalam akses ke jakarta atau bogor, tapi kinii mulai tersedia bis kecil yang ber AC menuju jakarta tapi itupun masih jarang armada dan keberangkatannya, begitupun kalau mau ke Bandung, kadang harus berdiri pada jam jam sibuk, karena memang bis berangkatnya dari sukabumi, tapi kini ada travel yang menuju Ke Bandung dari Cianjur, ya tapi keberangkatannya dibatasi dan ketergantungan pada penumpang. Sampai sekarang para pebisnis travel tidak ada yang tergiur untuk membuka jalur ke cianjur, padahal sekarang menjamur para pemain bisnis di bidang ini seperti, Cipaganti, Baraya, Cititrans. Yah...mungkin penumpangnya masih jarang.
Dari catatan Tahun 2000 sampai sekarang tercatat Pedapatan Asli Daerah berasal dari retrubusi hotel, restoran dan perikanan. Tapi walaupun demikian Cianjur masih bisa berkembang pesat mejadi kota yang akan tumbuh pesat di bidang industri kreatif nya, mengingat dari lokasi cianjur yang berdekatan dengan Jakarta dan Bandung. Geliat itu sudah terlihat dengan mulai tumbuh kembangnya komunitas komunitas, seperti ; Komunitas Skateboard, Komunitas Bloger, Komunitas Sastra, Komunitas BMX dll.
Artinya Kota Cianjur, masih bisa berkembang sebagai kota penyedia jasa industri kreatif dan produk kreatif selain sebagai penyedia jasa pariwisata, restoran dan penginapan. So dengan adanya konektifitas dan sumber daya...maka kota cianjur akan sangat ramai dengan pemuda pemudi kreatif yang menjungjung tinggi nilai ke Taqwan Terhadap Alloh SWT. amiin
Selamat Berjuang Baraya



0 komentar:
Posting Komentar